BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Cabang Provinsi Kalimantan Tengah, drh Eko Hari Yuwono mengungkapkan bahwa seringkali korban rabies adalah orang-orang yang meremehkan gigitan dari anak anjing. Menurutnya, rabies menyebar melalui saraf dari lokasi gigitan menuju otak.
"Jika orang dewasa digigit di kaki, bisa jadi enam bulan kemudian baru akan keluar gejalanya," kata drh Eko pada Kamis, 30 Januari 2025.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan terhadap gigitan hewan, termasuk anak anjing.
Drh Eko menambahkan bahwa jika gejala rabies sudah muncul, maka bisa dipastikan korban akan 100 persen meninggal.
"Rabies bisa diselamatkan jika langsung diberikan Vaksin Anti Rabies atau VAR segera setelah digigit," tegasnya.
Namun, masalahnya banyak kasus rabies terjadi karena korbannya abai meminta vaksin lantaran yang menggigit adalah anak anjing.
"Dipikir karena anak anjing maka wajar saja gigit-gigit," tambahnya.
Menurut Drh Eko, pemahaman yang salah ini menyebabkan banyak korban rabies terlambat mendapatkan penanganan yang tepat.
"Ketahuannya sangat terlambat, yaitu saat gejala sudah keluar dan tidak bisa disembuhkan lagi," ungkapnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak meremehkan gigitan dari anak anjing dan segera meminta vaksin jika digigit.
Kepala Puskeswan Kalampangan, Kota Palangka Raya ini juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi.
"Edukasi yang tepat dapat membantu mengurangi jumlah kasus rabies," ujarnya.
Ia berharap dengan adanya peningkatan kesadaran, masyarakat akan lebih waspada terhadap gigitan hewan dan segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Selain itu, drh Eko mengingatkan bahwa rabies tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga hewan peliharaan.
"Hewan peliharaan juga perlu divaksinasi untuk mencegah penyebaran rabies," katanya.
Ia menekankan pentingnya vaksinasi rutin bagi hewan peliharaan untuk menjaga kesehatan mereka dan mencegah penularan rabies kepada manusia.
Dengan demikian Ahli Veteriner berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap bahaya rabies dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
"Jangan pernah meremehkan gigitan dari anak anjing atau hewan lainnya. Segera minta vaksinasi untuk mencegah rabies," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/j)









