PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat tersinggung ditegur lantaran memainkan senapan angin, SP warga Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tembak si penegur tersebut dengan senapan angin yang berada di tangannya, Rabu, 29 Januari 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibatnya korban Mustofa (32) penghuni barakan Mak Cuncay Jalan Utama Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan (Arsel) menderita luka tembakan peluru senapan angin tersebut di bagian pinggul.

Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman, Kamis, 30 Januari 2025 menjelaskan kronologis kejadian tersebut.

"Kejadian ini bermula karena pelaku SP merasa keberatan ditegur oleh Jasmidi yang merupakan bapak korban. Jasmidi menegur pelaku agar tidak memainkan senapan anginnya, pelaku memainkan senapan anginnya dengan cara menembakkan senapan anginnya di berbagai arah," jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, karena pelaku merasa tersinggung akibat teguran Jasmidi, sehinggga terjadi percekcokan ditempat itu.

"Mendengar adanya cekcok, Mustofa yang merupakan anak Jasmidi keluar dari barakan dan menemui saudara SP yang bermaksud membela ayahnya," jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan, situasi kemudian semakin memanas lantaran  Mustofa dan  pelaku terlibat perkelahian di depan barakan.

"Pada kejadian tersebut  pelaku yaitu SP menembakkan senapan angin sebanyak 1 kali yang mengenai bagian pinggul dari saudara Mustofa hingga mengeluarkan darah. Setelah kejadian tersebut, pelaku SP langsung melarikan diri. Korban saudara Mustofa langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan tidak lama kemudian, Jasmidi yang merupakan bapak korban melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Kobar.

"Menindaklanjuti laporan tersebut Unit Sat Reskrim Polres Kobar menuju TKP guna melakukan pemeriksaan dan Indentifikasi lebih lanjut. Sedangkan kondisi korban sudah stabil dan hari ini akan dilakukan operasi untuk mengangkat peluru senapan anginnya, sedangkan untuk pelaku masih dalam pengejaran Satreskrim Polres Kobar,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)