BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Kapuas Tengah di akhir Januari 2025 mulai mengalami penurunan debit air.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Ahmad M Saribi, melaporkan bahwa total 9.642 jiwa terdampak banjir di wilayah ini, yang mencakup Desa Barunang, Karukus, Bajuh, Tapen, Pujon, dan Marapit.
Di Desa Barunang, banjir pertama kali terjadi pada 26 Januari 2025 dengan Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 250 cm hingga 300 cm.
Akibatnya, 14 unit rumah mengalami rusak berat, satu fasilitas kesehatan rusak ringan, sembilan fasilitas umum terendam, serta dua titik akses jalan terdampak.
Selain itu, banjir juga terjadi di Desa Karukus, Tapen, Pujon, dan Marapit. "Pada 29 Januari 2025, debit air di desa-desa tersebut mengalami penurunan sekitar 50 cm dan terus menyusut," katanya, Kamis, 30 Januari 2025.
BPBD Kapuas terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu warga terdampak serta memastikan kondisi kembali normal. (DODI/j)









