SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Puskesmas Ketapang II, Siti Aisyah, mengimbau orang tua untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan anak selama musim hujan. Berbagai penyakit, seperti demam, batuk, pilek, hingga infeksi tenggorokan, lebih rentan menyerang anak-anak pada cuaca lembap dan dingin.

"Orang tua harus peduli atau aktif melakukan langkah-langkah pencegahan agar anak tetap sehat di musim hujan," kata Siti, Kamis, 30 Januari 2025.

Ia menyebut, anak seringkali mengalami sakit demam, flu, dan batuk saat musim hujan. Hal tersebut dapat di cegah dengan berbagai cara diantaranya anak-anak yang keluar rumah sebaiknya mengenakan pakaian tebal, seperti jaket, untuk melindungi tubuh dari udara dingin.

Lanjutnya, orang tua harus menjaga pola makan sehat anak. Makanan dan minuman harus bergizi, terutama bagi balita usia 1-5 tahun. Hindari jajanan instan atau sembarangan untuk mencegah infeksi tenggorokan.

"Kemudian memberikan makanan hangat dengan kandungan gizi tinggi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak," tambahnya. 

--page

Adapun saat musim hujan,  jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Ketapang II masih stabil, berkisar antara 90 hingga 110 pasien per hari. Dari jumlah tersebut, pasien anak tidak mengalami peningkatan signifikan, meskipun kasus demam, batuk, dan pilek tetap mendominasi.

"Kami siap menindaklanjuti setiap kasus. Jika anak dibawa ke puskesmas, akan segera kami obati," ujarnya.

Dengan meningkatnya kesadaran orang tua dalam menjaga kesehatan anak, diharapkan risiko penyakit selama musim hujan dapat diminimalkan. (DEWI PATMALASARI/Y)