BORNEONEWS, Sampit – Sejak dibuka pada pertengahan Desember 2024, Galeri Swalayan UMKM Sampit di Jalan Yos Sudarso, terus berkembang.
Saat ini galeri yang digadang sebagai pusat jajanan dan oleh-oleh tersebut telah menampung 200 produk konsumsi dari sekitar 100 UMKM.
"Produk ini tidak hanya dari UMKM asal Kotawaringin Timur (Kotim), tetapi juga dari Seruyan, Pangkalan Bun, Palangka Raya dan sekitarnya," kata Nurifa, pengelola Galeri Swalayan UMKM Sampit, Kamis, 30 Januari 2025.
Galeri tersebut menjajakan produk makanan ringan olahan UMKM, selain itu juga produk kerajinan seperti topi dan tas dari purun, baju, hijab dari ecoprint, dan lainnya.
Lanjut Nurifa, perkembangan dalam dua bulan terakhir sejak dibuka menunjukkan tren positif. Omzet meningkat sebesar 20-25 persen dari bulan pertama hingga bulan kedua.
"Alhamdulillah, perkembangannya cukup bagus. Ada peningkatan dari sisi omzet dan jumlah produk yang masuk. Bahkan produk UMKM dari luar kabupaten tetangga juga ada di sini. Jika hanya mengandalkan Kotim, jumlah produk sangat terbatas, sehingga kami juga menerima dari daerah lain," tambahnya.
Untuk terus meningkatkan penjualan dan kunjungan, Galeri Swalayan UMKM Sampit menerapkan berbagai strategi promosi, seperti promosi di media sosial, kerja sama dengan influencer, live music setiap Sabtu untuk menarik pengunjung.
Pihaknya juga berharap dukungan dengan berbagai kegiatan yang digelar pemerintah daerah di tempat tersebut. Karena hal itu terbukti membantu meningkatkan eksposur Swalayan UMKM.
"Harapan kami, dengan adanya acara yang melibatkan pemerintah, semakin banyak orang yang tahu tentang galeri ini. Beberapa pengunjung baru mengetahui keberadaan kami setelah menghadiri acara di sini. Kami juga berharap media terus membantu menyebarkan informasi," tambahnya.
Ke depan, Galeri Swalayan UMKM Sampit juga akan menyiapkan anggaran khusus untuk promosi, mengingat tren belanja masyarakat kini lebih banyak melalui media sosial.
Nurifa menekankan bahwa sinergi antara UMKM, pemerintah, dan masyarakat sangat penting agar Swalayan UMKM ini terus berkembang. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan UMKM lokal semakin dikenal dan ekonomi daerah semakin kuat.
Galeri tersebut hanya satu bagian dari Swalayan UMKM. Di tempat tersebut juga tersedia sejumlah outlet UMKM yang menjajakan aneka kuliner dan dapat dinikmati langsung di swalayan tersebut. (DEWI PATMALASARI/R)









