BORNEONEWS, Sampit - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur Ati Maraahini mengungkapkan, kebakaran yang terjadi di Gang Delima Kuning, Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang diduga karena korsleting listrik.
"Katanya korsleting listrik saat menghidupkan kipas angin, tapi nanti akan kami pastikan lagi," katanya, Jumat, 31 Januari 2025.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Saat mendapatkan informasi, pihaknya langsung menuju lokasi dengan waktu tempuh 5 menit. Dari lokasi api sudah membesar.
Lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk dan sebagian besar rumahnha terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat melahap rumah warga.
Ia menyebutkan awal api berasal dari kediaman Zulkifli. Diduga lantaran korsleting listrik yang berasal dari kipas angin. Dari peristiwa ini ada empat rumah yang terbakar habis dan dua rumah yang terdampak.
"Empat rumah tersebut sebagian dalam keadaan kosong. Kami mendapat informasi langsung ke lokasi. Selang waktu lima menit kami tiba di lokasi. Penangan atau pemadaman sekitar satu jam," ujarnya.
Ia mengungkapkan dalam penanganan pemadaman, pihaknya mengakui kesulitan karena lokasi peristiwa berada di gang yang sempit.
"Karena kesulitan kita untuk armada masuk. Kami menurun empat unit armada, dibantu dari BPBD sebanyak 3 unit untuk menyuplai air. Kerugian belum bisa di estimasi, kami masih menghitung," imbuhnya. (DEVIANA/H)









