TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – SMP Negeri 5 Tamiang Layang dipastikan siap menerima siswa baru pada tahun ajaran 2025.

Sekolah yang baru diresmikan beberapa hari lalu ini sebenarnya sudah mulai beroperasi sejak Juli 2024 dan telah memiliki siswa kelas VII sebanyak 19 orang.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Barito Timur, Lia Damayanti, yang menjelaskan bahwa sekolah ini telah memenuhi berbagai persyaratan operasional, baik dari segi fasilitas maupun tenaga pendidik.

"SMP Negeri 5 Tamiang Layang siap menerima siswa baru tahun ini karena sebenarnya ini merupakan tahun kedua sekolah beroperasi, meskipun baru diresmikan. Saat ini, sekolah sudah memiliki 19 siswa kelas VII yang terdaftar sejak Juli 2024," ujar Lia saat ditemui di kantornya, Jumat, 31 Januari 2025.

Ia menegaskan bahwa fasilitas di sekolah yang terletak di Janah Munsit RT 04 Desa Sarapat itu sudah cukup memadai, sehingga para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di tingkat SMP tidak perlu ragu untuk mendaftarkan mereka di SMP Negeri 5 Tamiang Layang.

"Fasilitasnya sudah lengkap, mulai dari ruang kelas, meubeler, hingga tenaga pengajar. Nantinya, jumlah ruang kelas juga akan ditambah secara bertahap setiap tahun mengikuti peningkatan jumlah siswa," jelasnya.

Lia juga mengapresiasi dukungan dari masyarakat sekitar, khususnya warga Desa Sarapat, Harara, dan Desa Pulau Patai, yang sangat antusias menyambut keberadaan sekolah ini.

Menurutnya, keberadaan sekolah ini sangat membantu masyarakat dalam memberikan akses pendidikan lebih dekat bagi anak-anak mereka.

"Dukungan masyarakat luar biasa. Hampir semua anak tamatan SD dari zonasi sekolah ini melanjutkan ke SMP Negeri 5 Tamiang Layang, kecuali beberapa yang memang memilih sekolah agama atau pesantren," ujarnya.

Menurut Lia, antusiasme masyarakat ini menunjukkan bahwa keberadaan SMP Negeri 5 Tamiang Layang sangat dibutuhkan oleh warga sekitar. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak tidak perlu pergi jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia berharap pada tahun ajaran baru nanti, dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar tetap sama seperti tahun sebelumnya, atau bahkan meningkat.

Dengan demikian, anak-anak di sekitar SMP Negeri 5 Tamiang Layang dapat tetap melanjutkan sekolah tanpa perlu khawatir mengenai fasilitas maupun kualitas pembelajaran.

Selain itu, Lia menegaskan bahwa sekolah tidak akan membatasi jumlah siswa yang diterima agar tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan daya tampung.

"Satu rombongan belajar (rombel) biasanya berisi sekitar 30 siswa, tapi kami tidak akan membatasi penerimaan siswa baru. Jika jumlah pendaftar lebih banyak dari kapasitas satu rombel, kami akan membuka dua rombel agar semua anak tetap bisa bersekolah," jelasnya.

Dengan kesiapan sekolah yang semakin baik dan dukungan masyarakat yang tinggi, Lia optimistis bahwa SMP Negeri 5 Tamiang Layang akan terus berkembang dan menjadi pilihan utama bagi siswa-siswa di wilayah sekitarnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)