BORNEONEWS, Buntok - Kebakaran terjadi di Jalan Merdeka Raya di kawasan padat penduduk di Kota Buntok, Barito Selatan (Barsel) meluluhlantakan empat toko. Jum’at (23/9/2016) sekitar pukul 00.45 WIB.
Keempat toko tersebut yakni Toko Letin yang menjual barang-barang elektronik, pecah belah dan pakaian, Toko Ramai Ponsel, toko handphone Ian Ponsel, dan kios tukang gigi Nurjalis.
Tami, 45, saksi mata yang rumahnya berlokasi di seberang tempat kejadian tersebut mengatakan, saat kebakaran terjadi ia sedang tidur. Tiba-tiba dikagetkan oleh teriakan warga dan bunyi tiang listrik dipukul.
“Begitu saya keluar rumah api sudah membesar membakar toko Letin yang bangunannya terbuat dari kayu,” kata Tami kepada Borneonews di tempat kejadian, Jum’at (23/9/2016) dini hari.
Begitu melihat api tersebut, lanjut dia, ia berusaha membangunkan warga serta membantu kebakaran tersebut dengan alat alakadarnya. Selain itu, ia juga menghubungi pihak pemadam kebakaran.
Berselang 20 menit kemudian api semakin membesar dan menghanguskan tiga toko lainnya yang juga bangunannya dari bahan kayu.
Informasi yang dihimpun Borneonews menyebutkan, Toko Letin dan Toko Ian Ponsel tidak berpenghuni karena pemiliknya pulang ke rumah.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pemadam Kebakaran, Untung Purbaya mengatakan sekitar pukul 01.00 pihaknya menerima informasi dari warga baik lewat Orari maupun telepon.
“Begitu mendapatkan informasi kita menurunkan lima unit mobil pemadam dan satu unit mobil operasional ke lapangan,” ucap dia.
Kurang lebih satu jam kemudian lanjutnya, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, hanya empat unit toko hangus terbakar, padahal di daerah tersebut kawasan padat penduduk.
“Empat toko tidak sempat diselamatkan karena bahan bangunan terbuat dari kayu semua. Satu rumah di belakang toko tersebut terkena rembesan di atas,” ucapnya.
Sementara itu Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga melalui Kapolsek Dusel AKP Tri Prasetya membenarkan kebakaran di Jalan Merdeka Raya yang menghanguskan empat unit toko.
Ia mengaku belum mengetahui peneybab kebakaran dan tidak bisa berspekulasi karena saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Hanya saja api pertama berasal dari Toko Letin.
“Penyebab kebakaran dan kerugiannya kita belum bisa memastikannya. Karena kita masih melakukan penyeledikan,” ucap dia.
Sementara, pelaksana harian Bupati Barsel, Edi Kristianto tepat pukul 09.00 WIB meninjau langsung ketempat kejadian kebakaran tersebut. (URIUTU DJAPER/m).








