PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memetakan empat sektor potensial yang masuk dalam indikator makro untuk diprioritaskan dan dioptimalkan dalam pembangunan bidang sosial, ekonomi, serta kemajuan daerah.

"Empat sektor potensial yaitu sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Dasar ini yang menjadi skala prioritas mendukung pengembangan pembangunan terhadap sosial dan ekonomi," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah ( Bapperida) Pulang Pisau Bakhzar Effendi di Pulang Pisau, Jumat, 31 Januari 2025.

Dia menyebut sektor pertanian memiliki potensi besar karena sudah familier dengan masyarakat. Pertanian berhubungan dengan potensi daerah yang potensial dan cukup besar untuk dikembangkan, yakni mencapai 40 persen, yang mendukung program strategis nasional dari pemerintah pusat.

Ia mengatakan berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) yang menyangkut masalah pendidikan dan kesehatan. Pendidikan berdampak kepada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) karena menjadi dasar mengatasi berbagai persoalan, sehingga diharapkan bisa menciptakan perubahan daerah ke arah lebih maju.

Sektor kesehatan, katanya, menyangkut tentang angka harapan hidup manusia.

"Dan semua itu perlu didorong agar kualitas SDM bisa menjadi berkualitas,” ucapnya.

Sektor pariwisata, ujarnya, memiliki korelasi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat maupun pendapatan daerah.

Pulang Pisau memiliki potensi besar terhadap pengembangan sektor pariwisata.

"Oleh karenanya harus terus dikembangkan dan ditata kembali dalam pengelolaannya, agar bisa memberi daya tarik kepada masyarakat luas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," katanya.

Sebanyak empat sektor tersebut, kata dia, menjadi prioritas pembangunan berdasarkan hasil evaluasi Bapperida yang mendukung kemajuan pembangunan di kabupaten setempat dan indikator-indikator makro yang selanjutnya dimasukkan ke dalam program berkelanjutan.