KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Budidaya hidroponik yang dikembangkan oleh Karang Taruna Desa Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, menjadi salah satu upaya dalam memperkuat ketahanan pangan desa. 

Selain menghasilkan sayuran pakcoy dan selada, program ini juga membuktikan bahwa lahan terbatas bukan menjadi penghalang untuk bertani.

Sekretaris Desa Pulau Mambulau, Idris, menjelaskan bahwa selain sayuran hidroponik, desa juga mengembangkan budidaya madu kelulut dan madu lebah sebagai bagian dari program ketahanan pangan. 

“Kami terus mendorong inovasi dalam sektor pertanian dan perkebunan agar desa dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” katanya, Sabtu, 1 Februari 2025.

Camat Bataguh Syuryadin juga mengapresiasi program ini karena melibatkan generasi muda dalam sektor pertanian. 

--page

Menurutnya, program ketahanan pangan yang berbasis pemberdayaan pemuda sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan desa.

 “Ini bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga membangun semangat kemandirian di kalangan anak muda,” ujar Syuryadin.

Dengan adanya program hidroponik ini, Desa Pulau Mambulau berharap dapat terus mengembangkan pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan. 

Pemerintah desa bersama Karang Taruna berkomitmen untuk mempertahankan program ini agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. (DODI/Y)