BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalteng secara rutin melaksanakan patroli jalan kaki di sejumlah titik rawan di Kota Palangka Raya. Patroli ini difokuskan pada area-area yang ramai dikunjungi masyarakat.
Patroli jalan kaki yang dilakukan setiap pagi ini melibatkan personel Subdit Gasum Ditsamapta Polda Kalteng. Kombes Pol Arie Sandy Z. Sirait, Dirsamapta Polda Kalteng, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
"Sasaran patroli meliputi beberapa lokasi vital, antara lain Pasar Besar, Pasar Rajawali, Lippo Plaza, Pelabuhan Rambang, dan Pasar Kahayan," katanya, Minggu, 2 Februari 2025.
Setiap titik patroli dijaga oleh tiga personel. Selama patroli, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal ini terlihat dari kegiatan di Pasar Rajawali, di mana petugas berdialog dengan para pedagang sembako.
Dari dialog tersebut, terungkap adanya kenaikan harga sembako yang signifikan, yang dipicu oleh kenaikan pajak dan mendekati bulan puasa.
Selain Pasar Rajawali, petugas juga menyambangi Brilink Valen. Dari dialog dengan pemilik Brilink, diketahui bahwa tempat tersebut beroperasi selama 24 jam dengan tiga petugas yang bergantian. Situasi kamtibmas di sekitar Brilink dilaporkan aman dan kondusif.
Melalui patroli dan dialogis ini, petugas juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi call center jika menemukan gangguan kamtibmas atau tindakan yang meresahkan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Polda Kalteng berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan kegiatan preemtif lainnya guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
"Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga," pungkasnya. (PATHUR/H)









