BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Pj Bupati Kapuas Darliansjah, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Arief S. Kartasasmita, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Marlina Kasyfiatie, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Nunuy Nur Afiah. Acara berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, Kota Bandung.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Kapuas menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, sistem dan prosedur yang transparan serta akuntabel sangat diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien serta mencegah potensi penyimpangan.
"Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan tersebut," ujarnya, Minggu, 2 Februari 2025.
Darliansjah menyampaikan bahwa reformasi dalam sistem administrasi menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan peran pemerintah dalam pelayanan dan pembangunan. Menyesuaikan struktur dan prosedur birokrasi yang lebih modern dinilai dapat meningkatkan efektivitas organisasi.
Salah satu reformasi yang dianggap mendesak adalah dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Dengan semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi, Pemkab Kapuas menyadari pentingnya terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah," tambahnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat memanfaatkan keahlian kedua belah pihak secara maksimal, terutama melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan adanya sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan profesional.
"Diharapkan melalui kerja sama ini akan tercipta kinerja yang saling mendukung sesuai dengan tujuan bersama," harapnya.
Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta civitas akademik Universitas Padjadjaran. (DODI/R)








