PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar pembinaan terkait Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi pengusaha yang bergerak di bidang produksi, pengolahan, dan distribusi daging serta telur.

Langkah ini untuk menjamin keamanan pangan, serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui produk hewani yang sehat dan higienis.

Auditor NKV Distan Kobar, Lilis Maslikah, menjelaskan bahwa pembinaan ini mencakup pemenuhan standar kebersihan, higienitas, serta pengelolaan unit usaha sesuai peraturan yang berlaku.

“Nomor Kontrol Veteriner adalah tanda bahwa suatu unit usaha telah memenuhi persyaratan sanitasi dan higiene dalam rantai pangan asal hewan. Program ini tidak hanya meningkatkan mutu produk lokal tetapi juga mendukung keberhasilan Program MBG, yang bertujuan menyediakan makanan bergizi berkualitas bagi masyarakat,” ujar Lilis, Minggu, 2 Februari 2025.

Dijelaskannya, dalam kegiatan ini, pembinaan NKV difokuskan pada empat aspek utama, yaitu pertama penerapan standar higiene dan sanitasi.

Para pelaku usaha diberikan panduan menjaga kebersihan selama proses produksi, mulai dari penyembelihan hewan, pengemasan daging, hingga penyimpanan telur.

Kedua, pengawasan keamanan produk. Disini, Unit usaha diwajibkan mematuhi prosedur pengawasan, serta menghindari penggunaan bahan berbahaya atau praktik yang tidak sesuai standar kesehatan.

Ketiga, pendaftaran dan sertifikasi NKV. Pelaku usaha diajarkan langkah-langkah administrasi untuk memperoleh NKV, termasuk persyaratan dokumentasi, fasilitas produksi, dan tata cara audit lapangan.

Ke empat, edukasi manajemen risiko penyakit hewan. Pembinaan juga mencakup sosialisasi tentang pencegahan penyakit hewan, seperti flu burung atau penyakit mulut dan kuku (PMK), agar produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.

"Melalui pembinaan NKV ini, kita berharap seluruh unit usaha lokal dapat meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga Program MBG berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat," pungkasnya. (DANANG/R)