BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) apresiasi pelaksanaan Sampit Fest 2025, yang dinilai mampu mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Acara yang berlangsung dari 1 hingga 8 Februari 2025 ini menjadi wadah bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif untuk memamerkan produk unggulan mereka.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini, terutama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM," kata Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Fahrujiansyah, Minggu, 2 Februari 2025.
UMKM telah terbukti mampu bertahan sejak masa pandemi COVID-19 hingga sekarang. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan seperti ini terus digelar dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
"Sehingga kami dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal bagi pelaku usaha di Kotim," ujarnya.
Ketua panitia Sampit Fest 2025, Bima Putra, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema ethnic Borneo, sebuah konsep yang menggabungkan budaya khas Kalimantan dengan kreativitas modern.
"Sampit Fest 2025 kali ini mengusung tema ethnic Borneo, sebuah perayaan yang tidak hanya sekadar festival atau hiburan, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan, kreativitas, serta pelestarian budaya khas Borneo," ujar Bima Putra.
Dirinya berterima kasih atas kehadiran pemerintah daerah untuk mendukung Sampit Fest 2025. Kehadiran ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap kemajuan seni, budaya, serta komunitas kreatif di bumi Habaring Hurung.
Sampit Fest 2025 menghadirkan 78 stand yang menampilkan berbagai produk unggulan UMKM lokal.
Acara ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat yang lebih luas.
"Sebagai panitia, kami bangga dapat menghadirkan berbagai kegiatan seni budaya Borneo serta mempertemukan komunitas kreatif dalam festival ini. Tentu saja, kegiatan ini tidak akan terwujud tanpa kerja sama dari berbagai pihak, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Daerah," tambahnya.
Selain menjadi ajang promosi produk UMKM, festival ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan UMKM Kotim lebih kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.
"Motivasi kami sebagai penyelenggara dalam kegiatan ini adalah untuk memajukan UMKM di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kami juga berharap ke depannya dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi UMKM lokal, sehingga UMKM di Kotim semakin maju, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









