TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Warga dan Relawan Sulung Rescue di Kabupaten Barito Timur menimbun jalan rusak yang membentuk kubangan di Desa Sarapat, Minggu, 2 Februari 2025.

Jalan rusak parah tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik di media sosial karena membahayakan pengendara.

Penasihat Sulung Rescue, Suriadi alias Kai Bomba, yang terjun langsung dalam aksi tersebut, mengatakan bahwa material batu untuk menimbun jalan berasal dari sumbangan seorang warga.

"Materialnya sumbangan salah satu warga. Sedangkan kami dari Sulung Rescue dan warga lainnya membantu menimbun jalan dengan material tersebut," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Sarapat, Ertiono, menjelaskan bahwa sebelum ditimbun, kubangan tersebut cukup dalam dan sangat berbahaya bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

"Orang yang melintas Jalan Sarapat–Tamiang Layang pernah mengalami kecelakaan karena hampir sepanjang jalan dari batas Desa Sarapat dengan Desa Murutuwu sampai Simpang Tiga Munsit semuanya rusak," terangnya.

Dengan adanya penimbunan tersebut, risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah itu kini dapat dikurangi. Meski demikian, Ertiono berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalan tersebut secara permanen.

"Harapan saya agar pemerintah daerah secepatnya memperbaiki Jalan Tamiang Layang–Sarapat, khususnya dari Simpang Tiga Munsit sampai Baruh Banawa, mengingat Jalan Sarapat ini nomor dua paling ramai dan padat setelah jalan nasional dan jalan provinsi di Tamiang Layang," katanya.

Ertiono juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi secara swadaya untuk mengurangi risiko kecelakaan di wilayahnya.

"Terima kasih kepada Bapak Dwi Surono yang telah menyumbang material batu, serta relawan Sulung Rescue dan warga sekitar yang membantu menimbun jalan," ucapnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)