PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rana Muthia Oktaria, Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, menunjukkan kepedulian terhadap Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu). 

Ia menekankan pentingnya peran Posyandu dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting pada balita. 

"Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan pertumbuhan tinggi badan tidak sesuai dengan usianya," ucapnya, Minggu, 2 Februari 2025.

Untuk mengatasi masalah stunting, menurut politisi muda NasDem ini diperlukan pemberdayaan kader Posyandu menjadi langkah yang strategis. 

"Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, diharapkan mereka dapat memberikan edukasi yang efektif kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan pertumbuhan anak," tuturnya. 

Ia juga mencontohkan para kader diberikan edukasi mengenai pembuatan makanan tambahan berbasis pangan lokal dapat menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan gizi balita. 

"Selain itu optimalisasi pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pengukuran antropometri juga penting untuk mendeteksi dini risiko stunting," lanjutnya. 

Tidak kalah penting ujarnya diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk legislatif dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memastikan program Posyandu berjalan efektif dan berkelanjutan. (MARINI/R)