BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan ibadah secara mandiri di Gereja Efata Rutan setempat pada Senin, 3 Februari 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang bertujuan untuk memenuhi hak beragama WBP serta mendukung proses rehabilitasi mereka.
Ibadah dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Para WBP selaku Jemaat Gereja Efata.
Suasana di Gereja sangat khidmat, Para WBP tampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti setiap rangkaian ibadah, mulai dari nyanyian pujian hingga pembacaan Alkitab.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan ibadah sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritualitas WBP.
“Kegiatan ibadah mandiri bagi WBP beragama Nasrani ini adalah wujud nyata dari pemenuhan hak beragama mereka. Kami di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas berkomitmen untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi WBP untuk menjalankan ibadah dengan tenang. Ini adalah bagian dari proses rehabilitasi yang kami jalankan,” katanya.
Acara ibadah ditutup dengan doa bersama di mana semua WBP mengangkat tangan dan berdoa dengan penuh harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Setelah selesai, para WBP tampak lebih ceria dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk beribadah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi para WBP, tetapi juga menunjukkan bahwa walaupun berada dalam lingkungan yang terbatas, mereka tetap bisa menjalani kehidupan beragama dengan baik.
Para WBP berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga mereka merasa lebih dekat dengan Tuhan dan dapat memperkuat iman mereka. (DODI/j)









