PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menyampaikan beberapa peristiwa penting yang terjadi pada Januari 2025 memberi pengaruh pada capaian inflasi dan deflasi di Kalteng.

"Catatan peristiwa pada Januari 2025 memberi pengaruh pada nilai inflasi dan deflasi yang terjadi di Kalimantan Tengah dengan empat kabupaten/kota yang direkam yakni Kota Palangka Raya, Sampit, Kapuas dan Sukamara," tutur Agnes pada Senin, 3 Januari 2025.

Hal ini disampaikan Agnes saat menyampaikan berita resmi statistik bulanan dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan atau Ekbang Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni.

"Peristiwa pertama yakni meningkatnya harga daging ayam ras. Meningkatnya harga daging ayam ras disebabkan tingginya permintaan terhadap daging ayam ras di tingkat peternak, terutama ketika event keagamaan seperti Haul Guru Sekumpul, Isra Mi'raj, dan Imlek," tutur Agnes lagi.

Peristiwa lainnya yakni meningkatnya harga cabai rawit dan cabai merah. Cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan harga akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga merusak tanaman cabai.

"Kemudian terjadi juga penyesuaian harga BBM pada Januari 2025. Pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM Nonsubsidi jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 Januari 2025," katanya.

Kemudian diskon tarif listrik juga menjadi peristiwa yang direkam BPS Kalteng. Tarif listrik mengalami penurunan karena adanya kebijakan diskon tarif listrik dari pemerintah sebesar 50 persen.

"Terakhir, penurunan suku bunga juga menjadi peristiwa penting. Bank Indonesia menetapkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau BI7DRR sebesar 5,75 persen sejak 15 Januari 2025, turun 0,25 poin dari periode sebelumnya," jelas Agnes. (TESTI PRISCILLA/j)