BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery meminta pemerintah setempat melalui dinas terkait, agar melakukan pengerukan Sungai Kahayan untuk mencegah banjir.
"Pengerukan sungai memiliki beberapa manfaat penting, terutama dalam menjaga fungsi sungai sebagai jalur air dan ekosistem yang sehat," tuturnya, Selasa, 4 Februari 2025.
Dengan adanya pengerukan menurut legislator Golkar ini dapat membantu memperdalam dan memperlebar aliran sungai, sehingga kapasitas tampung air meningkat.
"Ini dapat mengurangi risiko luapan air saat musim hujan atau saat debit air tinggi," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa, endapan lumpur, pasir, dan material lainnya yang menumpuk di dasar sungai dapat menyebabkan pendangkalan. Adanya upaya pengerukan membantu menghilangkan sedimentasi tersebut agar aliran air tetap lancar.
"Aliran air yang lebih baik membantu menjaga keseimbangan ekosistem sungai, termasuk keberlangsungan kehidupan ikan dan organisme air lainnya," tambahnya.
Selain itu, tambahnya jika sungai terlalu dangkal dan aliran air melambat, erosi di tepi sungai bisa meningkat. Pengerukan membantu menjaga pola aliran yang stabil dan mengurangi risiko erosi.
"Lumpur dan material organik yang mengendap di dasar sungai bisa menyebabkan pencemaran. Pengerukan dapat membantu memperbaiki kualitas air dengan menghilangkan endapan yang mengandung polutan," imbuhnya.
Di daerah seperti Palangka Raya, katanya pengerukan Sungai Kahayan bisa menjadi langkah strategis dalam mitigasi banjir, mendukung transportasi air, serta menjaga kelestarian lingkungan. (MARINI/H)









