PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, mengusulkan peningkatan badan jalan di Temanggung Tilung. Kalau jalan ini diperbaiki diharapkan dapat mencegah banjir saat musim hujan. 

"Wilayah ini memang sering terdampak genangan air akibat drainase yang kurang optimal dan kondisi permukaan jalan yang rendah," ujarnya, Rabu, 5 Februari 2025.

Jika peninggian badan jalan dilakukan sebaiknya disertai dengan perbaikan drainase agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menyebabkan genangan berkepanjangan. 

"Genangan air di jalan, seperti yang sering terjadi di wilayah Temanggung Tilung, Palangka Raya, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kendaraan dan masyarakat sekitar," jelasnya.

Ia pun menguraikan dampak negatif tersebut antara lain:

1. Kerusakan mesin dan kelistrikan – kendaraan yang sering melewati genangan air berisiko mengalami kerusakan mesin, terutama jika air masuk ke ruang bakar atau sistem kelistrikan.

2. Aquaplaning dan kecelakaan yang menggenang dapat menyebabkan ban kehilangan traksi, sehingga kendaraan bisa tergelincir atau sulit dikendalikan.

3. Keausan komponen kendaraan – komponen seperti rem, suspensi, dan bantalan roda lebih cepat aus karena sering terpapar air dan lumpur.

4. Kemacetan lalu lintas – genangan air dapat memperlambat arus kendaraan atau bahkan membuat jalan tidak bisa dilewati.

5. Gangguan aktivitas ekonomi – Warga kesulitan beraktivitas, seperti berangkat kerja, sekolah, atau berdagang, karena akses jalan terganggu.

"Genangan air yang bertahan lama bisa menjadi sarang nyamuk penyebab dengue dan malaria, serta meningkatkan risiko penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan akibat lingkungan yang lembap dan kotor," terangnya. (MARINI/j)