BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah mengalami perubahan signifikan dalam sektor rekreasi, olahraga, dan budaya pada Januari 2025. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa subkelompok barang rekreasi lainnya dan olahraga mencatat deflasi tertinggi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,28 persen. Sementara itu, subkelompok layanan kebudayaan mengalami inflasi tertinggi y-on-y sebesar 19,41 persen.
"Dalam kelompok ini, sektor tersebut memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,01 persen pada Januari 2025. Komoditas yang paling dominan memberikan sumbangan inflasi y-on-y adalah bioskop, yang mencatat andil sebesar 0,01 persen," kata Agnes pada Rabu, 5 Februari 2025.
Untuk inflasi month-to-month atau m-to-m, sektor ini juga memberikan andil sebesar 0,01 persen.
"Komoditas yang paling dominan memberikan andil inflasi m-to-m adalah buku tulis bergaris, dengan sumbangan sebesar 0,003 persen," ujar Agnes.
BPS Kalimantan Tengah mencatat bahwa pada Januari 2025, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,91 persen. Indeks sektor ini turun dari 104,13 pada Januari 2024 menjadi 105,08 pada Januari 2025, menunjukkan penurunan signifikan.
Agnes menambahkan bahwa perubahan inflasi dan deflasi dalam sektor ini mencerminkan dinamika permintaan dan penawaran di Kalimantan Tengah.
"Kami akan terus memantau perkembangan ini untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," tuturnya.
Masyarakat Kalimantan Tengah diharapkan dapat lebih memahami kondisi ekonomi daerahnya melalui data ini, dan BPS Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang transparan dan akurat. (TESTI PRISCILLA/j)









