SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara masih tunggu arahan terkait pembangunan dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sesuai permintaan untuk lahan dapur umum ini 20x30, mungkin kita bisa lebih 30x40 asal tidak kurang. Selanjutnya kita menunggu arahan dari pusat dan provinsi,” kata Penjabat Sekda Sukamara, Yofi Yudistira, Rabu, 5 Februari 2025.

Menurutnya, untuk membangun dapur umum pihaknya juga telah mempersiapkan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 3 Miliar yang nantinya bisa digunakan untuk pembangunan. 

“Kalau mendesak maka kita gunakan dari BTT, ini sama dengan kabupaten lainnya. Kita hanya mempersiapkan dan ini juga masih menunggu arahan lebih lanjut, meskipun untuk ujicoba pertama diseluruh Indonesia hanya dibeberapa tempat saja,” jelasnya.

“Untuk di Kalimantan Tengah tidak termasuk, tetapi Kalimantan Tengah berinisiatif dan ada beberapa kabupaten kota yang sudah ujicoba makan bergizi gratis ini. Kita diminta mempersiapkan,” tambah Yofi.

PJ Sekda Sukamara menambahkan, bahwa untuk dapur umum di Kabupaten Sukamara telah disiapkan sebanyak 5 lokasi, dimana masing-masing kecamatan hanya ada satu dapur umum.

“Untuk Kecamatan Sukamara kita tetapkan lokasinya di Kelurahan Mendawai, tetapi kemungkinan nanti akan kita bangun dapur umum lagi dilokasi lain agar bisa menjangkau Muntai dan Petarikan yang lokasinya jauh,” tuturnya.

Yofi menerangkan, untuk lahan yang akan digunakan pembangunan dapur umum dibeberapa lokasi adalah milik pemerintah, terkecuali untuk Kecamatan Jelai dibangun dari tahan yang dihibahkan oleh masyarakat.

“Untuk Kecamatan Jelai ini dibangun didekat jalan poros antara Jelai dan Pulau Nibung, ini agar pendistribusiannya bisa menjangkau semua semua,” tukasnya. (NORHASANAH/j)