PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau BI Kalimantan Tengah menjalin kesepakatan kerjasama dengan Polda Kalteng. MoU ini sebagai langkah memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor perbankan serta mendukung program ketahanan pangan nasional di Kalteng.

"Dengan adanya pedoman kerja teknis ini, diharapkan koordinasi antara kedua lembaga semakin solid, terutama dalam menangani kasus-kasus yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan," ujar Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias, Rabu, 5 Februari 2025. 

Selain itu, peran BI dalam menjaga kebijakan moneter dan sistem pembayaran dinilai juga akan lebih efektif dengan adanya dukungan dari aparat penegak hukum.

Kerja sama seperti ini tambahnya patut mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. 

"Stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan merupakan isu penting yang perlu dikawal bersama," jelasnya.

Ia juga menuturkan sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat perekonomian daerah, terutama di Kalteng yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan sumber daya alam. 

"Dengan peran strategis Bank Indonesia dalam mengatur kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas keuangan, dukungan dari aparat penegak hukum seperti Polda Kalteng menjadi kunci untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif dan aman dari potensi pelanggaran hukum, seperti kasus perbankan dan kejahatan keuangan lainnya," terangnya.

Selain itu, hal ini juga mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan bahwa sektor keuangan dapat mendukung pembiayaan yang sehat bagi petani, pelaku usaha kecil, dan masyarakat umum. 

"Dengan kerja sama yang kuat antara BI dan kepolisian, kebijakan ekonomi dapat diimplementasikan dengan lebih optimal, menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (MARINI/j)