TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Sebanyak 276 usulan pembangunan dari 13 desa di Kecamatan Pematang Karau dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 5 Februari 2025. Total nilai usulan mencapai Rp 236,3 miliar, mencakup berbagai sektor prioritas.

Camat Pematang Karau, Setia Murni, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbangcam ini merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat dan merumuskan prioritas pembangunan yang sesuai kebutuhan lokal. 

"Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk merancang program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki infrastruktur, dan mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah kita," ujarnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, usulan tersebut terbagi ke dalam beberapa bidang, yaitu usulan prioritas kecamatan sebanyak10 usulan senilai Rp22,45 miliar, bidang sarana dan prasarana sebanyak 91 usulan dengan nilai Rp101,48 miliar.

Kemudian bidang pendidikan sebanyak 44 usulan senilai Rp 12,15 miliar, bidang pertanian 80 usulan senilai Rp32,21 miliar, bidang kesehatan 32 usulan senilai Rp 28,2 miliar serta bidang pemerintahan dan lainnya sebanyak29 usulan senilai Rp62,29 miliar.

--page

Setia Murni menegaskan bahwa usulan-usulan tersebut diambil dari hasil Musrenbang Desa yang telah dilaksanakan sejak 9 hingga 17 Januari 2025. 

"Seluruh usulan ini akan diprioritaskan untuk mendapatkan pembiayaan dari APBD Barito Timur, APBD Provinsi Kalimantan Tengah, APBN, maupun sumber-sumber pendanaan lainnya," ujarnya.

Camat menjelaskan, dari sisi geografis, Kecamatan Pematang Karau memiliki luas wilayah 579 kilometer persegi dengan topografi dataran rendah yang strategis karena berada di jalur lintas Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur. Wilayah ini terdiri dari 13 desa, 70 RT dan 17 RW.

"Potensi ekonomi utama kecamatan ini terletak pada sektor pertanian, khususnya tanaman pangan seperti padi dan hortikultura, serta peternakan unggas, sapi dan kambing. Selain itu, Pematang Karau juga merupakan kawasan industri teratas di Barito Timur, sesuai dengan masterplan kawasan industri," paparnya.

Musrenbangcam ini dihadiri oleh Asisten II Sekda Barito Timur, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, unsur Muspika Pematang Karau, kepala UPT, kepala desa, serta para delegasi desa se-Kecamatan Pematang Karau. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)