BORNEONEWS, Palangka Raya - BPJS Kesehatan terus berinovasi dengan meluncurkan produk investasi reksa dana berbasis endowment fund, bekerja sama dengan manajer investasi untuk membantu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki tunggakan iuran.
Kolaborasi ini melibatkan tiga manajer investasi, yaitu PT Henan Putihrai Asset Management, PT Panin Asset Management, dan PT Sucorinvest Asset Management.
Endowment fund atau dana abadi adalah sekumpulan dana yang diperoleh dari pokok maupun hasil investasi pada reksa dana. Dana ini dikelola oleh manajer investasi untuk tujuan non-profit. Menurut Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Wijaksono Juwono Puto, prinsip nirlaba yang dimiliki program JKN sangat relevan untuk menjadi target pendanaan endowment fund.
"Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu membayar tunggakan iuran, kata Arief dalam rilisnya pada Rabu, 5 Februari 2025.
Selain itu, manajer investasi yang terlibat akan menyalurkan management fee dari pengelolaan produk reksa dana ini ke Program JKN dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). CSR tersebut akan diberikan sebagai dukungan atau donasi untuk peserta PBPU dan BP pada kelas 3 yang menunggak iuran karena keterbatasan kemampuan membayar.
Arief menjelaskan, produk reksa dana berbasis endowment fund yang dikelola oleh tiga manajer investasi ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat atau investor dalam mendukung keberlangsungan Program JKN. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara penandatanganan endowment fund dengan ketiga manajer investasi pada Senin, 3 Februari 2025.
"Saat ini, ketiga manajer investasi telah menyempurnakan dan meluncurkan produk investasi yang disesuaikan dengan perluasan segmen investor. Dengan adanya perluasan ini, diharapkan masyarakat atau investor dapat lebih terbuka dan berperan aktif dalam membantu keberlangsungan Program JKN," tutur Arief lagi.
Dengan kolaborasi ini, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat lebih terlibat dalam program JKN dan mendukung upaya untuk mengatasi tunggakan iuran. Partisipasi masyarakat dan investor sangat penting untuk memastikan program JKN terus berjalan dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. (TESTI PRISCILLA/H)









