PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perekonomian Kalimantan Tengah mengalami pertumbuhan yang signifikan di tahun 2024.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, secara kumulatif c-to-c ekonomi provinsi ini tumbuh sebesar 4,46 persen dibandingkan tahun 2023. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi tercatat pada Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yang mencapai 9,18 persen.

Pertambangan dan Penggalian juga menunjukkan performa yang kuat dengan pertumbuhan sebesar 9,12 persen, diikuti oleh Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang yang tumbuh sebesar 8,85 persen.

"Sektor-sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah. Kinerja yang kuat di sektor-sektor ini mencerminkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan," ujar Agnes Widiastuti menyampaikan berita resmi statistik terkait perekonomian Kalteng triwulan IV tahun 2024 pada Rabu, 5 Februari 2025.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga atau PK-LNPRT yang mencapai 16,54 persen. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah atau PK-P juga menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 10,30 persen.

"Peningkatan pengeluaran ini mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah. Pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ini dengan berbagai kebijakan strategis," terangnya.

Dengan pertumbuhan yang positif ini, Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus mengembangkan potensi ekonominya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang. (TESTI PRISCILLA/H)