SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menjadi wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang paling banyak mengalami kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024.  

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Atimaraahini, menunjukkan bahwa di kecamatan tersebut terjadi 47 kasus kebakaran. 

"Mentawa Baru Ketapang memang memiliki angka kebakaran yang cukup tinggi.  Hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi kita semua," ujarnya, Jumat, 7 Januari 2025.

Ia menyebut selama tahun 2024 tercatat ada 94 kasus kebakaran di Kabupaten Kotim. Dari jumlah tersebut kasus kebakaran paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yaitu 47 kasus. Kemudian disusul oleh Kecamatan Baamang yaitu 27 kasus. 

"Kecamatan Mentaya Hilir Selatan ada 6 kasus, Kota Besi 4 kasus, Cempaga 3 kasus, Cempaga Hulu 3 kasus, Telawang sebanyak 2 kasus dan Pulau Hanaut hanya ada 1 kasus," sebutnya.

Atimaraahini menjelaskan bahwa perbedaan jumlah kasus kebakaran di setiap kecamatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kepadatan penduduk, kondisi lingkungan, dan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran.

"Kami akan terus berupaya meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di setiap kecamatan, khususnya di daerah yang memiliki angka kebakaran tinggi," tambahnya. (DEVIANA/j)