BORNEONEWS, Kasongan - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) III Partai Golkar yang sebelumnya sempat tertunda akhirnya digelar di Hotel Katingan, Minggu (25/9/2016).
Musda Golkar tersebut juga dihadiri oleh Bupati Ahmad Yantenglie, sekaligus memberi sambutan pada acara tersebut.
Musda DPD Partai Golkar III Kabupaten Katingan itu dikawal oleh puluhan anggota Polres Katingan dan juga Polsek Katingan Hilir.
Dalam laporannya, ketua panitia Musda Golkar Katingan Edy Rahmad Sosiawan mengaku lega akhirnya musda jadi dilaksanakan.
Menurutnya sampai menjelang pembukaan musda tercatat ada 5 nama kandidat yang resmi mendaftarkan dirinya masing-masing.
Mereka adalah Kornelis, Maspek J Garang, MH Rizal, Edy Rahmad Sosiawan dan Alfujiansyah.
Mereka berlima akan memperebutkan sebanyak 16 suara, teridiri dari 11 pimpinan kecamatan (Pk), 1 sayap, 1 ormas, 1 DPD kabupaten, 1 dewan pertimbangan kabupaten dan 1 suara dari DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng.
PLT Ketua DPD Golkar Katingan, Kenraras Hemas mengaku bangga Musda DPD III Golkar Katingan bisa dihadiri langsung oleh Bupati Ahmad Yantenglie.
"Ini pertama kali Pa Bupati bisa hadir langsung dalam acara musda ini, sebab biasanya kabupaten lain hanya diwakili saja," ucap Kenraras Hemas.
Kenraras dalam kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terutama kader Partai Golkar Katingan.
Pasalnya musda seyogiyana digelar tanggal 16 September 2016 lalu. Namun karena suatu hal hingga kemudian ditunda.
"Dalam musda kali ini, mari kita menggelorakan bertekat sama-sama bersatu dan berjuang untuk meraih kemenangan kita," imbuh Kenraras.
PLT Ketua DPD Golkar Kalteng Muhtarudin diwakili Sekretaris Aprian Noor berharap Musda DPD Partai Golkar Katingan menelorkan pengurus yang bisa diandalkan untuk memajukan Golkar.
"Yang kedepan menanti adalah Pilkada serentak 2017, kemudian pilkada 2018, pilek 2019 dan pilpres 2020. Mari kita sama-sama memenangkan calon yang kita usung dalam pemilu mendatang," kata Aprian Noor.
Bupati Ahmad Yantenglie yang menyampaikan sambutannya menyambut baik acara musda ini. "Mudah-mudahan akan menghasilkan keputusan sebagaimana yang telah diutarakan PLT ketua tadi," katanya.
Menurutnya partai politik apabila pernah diterjang badai namun tetap bertahan, maka partai itu akan tangguh. Seperti halnya Partai Golkar. "Jadi perahu itu sudah punya ujian, itulah dinamika proses membuat perahu, dan itu hal lumrah. Saya berbangga Partai Golkar masih menggunakan bahasa original Indonesia, dalam pelaksanaan ini yaitu kebijakan dan permusyawaratan," sebutnya.
Untuk itu Bupati Tenglie mengaku yakin dan percaya karena Golkar sudah cukup dewasa akan mampu menghasilkan kader terbaik.
"Selamat bermusyawarah semoga Partai Golkar bisa jaya," imbuh Bupati Tenglie. (ABDUL GOFUR/m)








