BORNEONEWS, Kasongan - Asosiasi PSSI Kabupaten Katingan menggelar pelatihan wasit di Losmen Citra Katingan, Minggu (25/9/2016).

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Lutfi Fauzi, jumlah peserta calon wasit ini sebanyak 75 orang terdiri dari sejumlah wilayah kecamatan, antara lain Kecamatan Katingan Hulu, Marikit, Sanaman Mantikei, Katingan Tengah, Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir, Tasik Payawan, dan Kecamatan Mendawai.

Menurut Lutfi, para calon wasit ini selain dari latar belakang pemain sepakbola, juga ada dari aktifis olahraga, pemerhati sepakbola dan lainnya.

"Dengan adanya pelatihan wasit, ini karena daerah kita masih kekuarngan wasit untuk cabang sepak bola ini," kata Lutfi Fauzi.

Selama ini, kata dia Katingan baru memiliki wasit berlisensi sekitar 10 orang, empat di antaranya berlisensi CII atau provinsi dan enam lainnya berlisensi CIII tingkat kabupaten.

"Semua peserta yang mengikuti pelatihan wasit ini akan mendapat lisensi CIII, dan pelatihan ini gratis," sebut Lutfi Fauzi.

Lutfi mengaku pada pelaksanaan pekan olahraga kecamatan beberapa hari lalu, pihaknya tidak jarang diminta oleh panitia di kecamatan mengirimkan wasitnya untuk memimpin pertandingan sepak bola.

"Karena wasit di PSSI Katingan terbatas akhir kita tidak bisa memenuhi perminttaan panita porcam itu," kata Lutfi Fauzi yang juga Eksekutif Komite Wasit PSSI Kabupaten Katingan ini.

Menurutnya, selain dari instruktur wasit nasional, nara sumber yang akan memberikan materi juga berasal dari instuktur wasit PSSI Provinsi Kalteng. 

Selain materi pengetahuan dan wawasan, peserta juga bakal mengikuti praktek di Lapangan Gagah Lurus Kasongan.

"Acaranya selama tiga hari. Yang jelas harapan kami dengan pelatihan ini mereka diberi pemahaman dan meningkatkan tentang wawasan wasit, dan kebutuhan yang belum terpenuhi lainnua agar bisa terpenuhi," imbuhnya.

Sekretaris PSSI Katingan Habibie Mubarak berharap dengan adanya pelatihan wasit ini akan memberi dampak positif bagi peraepakbolaan di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kotim itu. 

Selain itu juga bisa memberikan kualitas bagi wasit yang nantinya akan memimpin pertandingan di berbagai turnamen maupun kompetisi. (ABDUL GOFUR/m)