TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Kecamatan Karusen Janang, Selasa, 11 Februari 2025. Forum ini menghasilkan 79 usulan pembangunan yang diharapkan dapat diakomodasi dalam perencanaan tahun 2026.

Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah, yang mewakili Pj Bupati Barito Timur, menegaskan bahwa Musrenbangcam merupakan langkah strategis dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) organisasi perangkat daerah.

"Usulan dari desa dan kecamatan harus diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar tidak hilang dan tetap menjadi bagian dari daftar prioritas maupun daftar tunggu," jelasnya.

Menurut Amrullah, pembangunan tahun 2026 akan mengusung tema Pemantapan Pertumbuhan melalui Pemerataan, Kesejahteraan, dan Keharmonisan Masyarakat Menuju Bartim Unggul dan Bermartabat. Fokus utama mencakup pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pengembangan wisata unggulan, peningkatan fasilitas publik, serta percepatan infrastruktur.

Camat Karusen Janang, Bewini, menyampaikan bahwa pihaknya telah memfasilitasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang menghasilkan 72 usulan, ditambah tujuh usulan dari kecamatan dan UPT Puskesmas. 

"Usulan ini benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan pribadi," terangnya.

Musrenbangcam kali ini dipandu oleh Kepala Bappelitbangda Barito Timur, Frans Sila Utama, yang sekaligus memberikan tanggapan serta memaparkan program pembangunan tahun 2025 di wilayah Kecamatan Karusen Janang.

Pemerintah daerah berharap hasil Musrenbangcam ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan, guna mewujudkan Barito Timur yang lebih maju dan sejahtera. (AGUSTINUS BOLE MALO)