KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengirimkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir di tiga kecamatan di daerah setempat.

“Penyaluran bantuan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya,” kata Sekda Kapuas Septedy di Kuala Kapuas, Selasa, 11 Februari 2025.

Bantuan ini disalurkan untuk 22 desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kapuas Tengah, Pasak Talawang dan Dadahup. Bantuan logistik yang dikirim menggunakan beberapa armada truk tersebut berisi beras, mi instan, minyak goreng, gula pasir, susu kental manis, kopi, teh, sarden, kecap, dan biskuit.

Melalui penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban yang terdampak banjir. Seluruh korban diharapkan agar tetap sabar dan tabah menghadapi bencana ini.

Pelaksana tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi melaporkan bahwa awal kejadian banjir yang terjadi sejak 26 Januari 2025, merendam 10 desa di Kecamatan Kapuas Tengah.

Banjir juga merendam 10 desa di Kecamatan Pasak Talawang dan 2 desa di Kecamatan Dadahup, dengan jumlah korban terdampak sebanyak 6.629 kepala keluarga (KK) atau 16.672 jiwa.

“Kami dari BPBD Kapuas, juga telah membentuk posko tanggap darurat sejak 3 Februari 2025,” kata Ahmad M Saribi.

Saribi menjelaskan terkait bantuan 17 unit rumah di Dusun Tumbang Mamput, Desa Baronang, Kecamatan Kapuas Tengah, yang hanyut dan rusak akibat banjir sudah dilakukan pendataan.

“Untuk bantuan 17 unit rumah itu akan diverifikasi dengan tim terpadu Kabupaten Kapuas dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Bantuan tersebut, bersumber dari dana APBD Kabupaten Kapuas, melalui belanja tidak terduga (BTT) tahun anggaran 2025,” kata Saribi.