SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepolisian Sektor (Polsek) Telawang, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab meninggalnya Anah (40) yang ditemukan warga di kamar barak, Desa Sebabi, Kecamatan Tawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu, 9 Februari 2025.

Kapolsek telawang Iptu Fadlullah Azmy mengatakan, saat ini, pihak masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

"Masih kita dalami, sudah ada beberapa orang saksi yang masih kita minta keterangan," kata Iptu Fadlullah Azmy, Selasa, 11 Februari 2025.

Meski demikian, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban. Sebelumnya, korban juga telah dilakukan visum di RSUD dr Murjani Sampit.

"Hasil visum dari dokter belum keluar dan kita masih belum bisa memastikan," ucap Azmy.

--page

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita bernama Anah (40) ditemukan tewas dalam kondisi sangat mengenaskan di dalam kamar sebuah barak, di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Dari informasi yang didapat, perempuan tersebut ditemukan pada Minggu, 9 Februari 2025, sekitar pukul 19.30 WIB, dalam keadaan terbaring di kasur kamar barak korban.

Menurut warga bernama Yusri bahwa korban diduga adalah pembunuhan, karena pada saat ditemukan kondisi korban mengalami lebam di bibir serta mengeluarkan darah.

“Kondisinya saat sudah sangat mengenaskan, diduga korban ini menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia," kata Yusri, Senin, 10 Februari 2025. (BUDDI RAHMAT H/Y)