BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebagai tindak lanjut dari peluncuran Layanan Pengelolaan Arsip Keluarga (Lapak), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas akan turun langsung ke berbagai kecamatan untuk membantu masyarakat dalam mendigitalisasi dokumen keluarga mereka.
Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa Lapak hadir untuk memudahkan masyarakat dalam menyimpan dokumen penting seperti ijazah, akta tanah, dan dokumen keluarga lainnya dalam bentuk digital.
"Dengan adanya layanan ini, warga bisa lebih tenang karena dokumen mereka tersimpan rapi dan tidak mudah hilang," ujarnya saat peluncuran program Lapak pada Selasa sore, 11 Februari 2025.
Tim Disarpustaka akan berkeliling ke 17 kecamatan dengan dukungan pihak kecamatan dan desa.
Mereka akan membantu masyarakat dalam proses pemindaian dokumen, menyimpannya dalam format digital, dan menyerahkannya kepada pemilik dalam bentuk flash disk secara gratis.
--page
Kurangnya pemahaman masyarakat dalam mengelola arsip selama ini menyebabkan banyak dokumen tercecer atau menumpuk tanpa sistem yang jelas.
"Masih banyak yang belum memahami bahwa dokumen yang sudah melewati masa retensinya bisa dimusnahkan setelah dibuat berita acara, sehingga arsip tetap tertata dengan baik," pungkasnya. (DODI/Y)









