BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang anak perempuan di bawah umur ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan wajah berdarah di sekitar Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Selasa, 11 Februari 2025, malam.
Anak tersebut meminta bantuan kepada warga sekitar, sambil mengaku dipukul oleh ayah kandungnya. Hingga masyarakat yang melihat kondisi korban segera berinisiatif memberikan pertolongan.
Menurut Romy, salah satu warga setempat, anak tersebut terlihat gemetar dengan luka di wajahnya.
"Dia bilang bapaknya memukulnya. Bibirnya pecah dan berdarah. Kami langsung menelepon Indra Alfian, relawan di Kotawaringin Barat, untuk membantu membawanya ke rumah sakit," ujar Romy.
Tak lama setelah menerima laporan, Indra Alfian langsung datang ke lokasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Mukanya lebam dan bibirnya pecah. Kami langsung bawa ke rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan," jelas Indra.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka cukup serius dan mendapatkan beberapa jahitan di bagian bibirnya akibat penganiayaan yang dialaminya.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga mengalami kekerasan karena dituduh mencuri uang tabungan milik ayahnya.
Warga yang terus memantau situasi akhirnya berhasil menemukan ayah korban sekitar pukul 01.30 WIB, Rabu, 12 Februari 2025, di lokasi yang sama. Saat dipanggil, pria tersebut mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan warga.
"Ayahnya mengaku marah karena uang di celengan habis. Katanya ini bukan pertama kali, jadi dia merasa kesal," jelas Romy.
Saat ini, kasus kekerasan terhadap anak tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, korban masih dalam perawatan medis dan mendapatkan pendampingan dari pihak terkait guna memastikan keamanannya. (DANANG/H)
Miris, Anak di Pangkalan Bun Dianiaya Ayah Kandung hingga Wajah Berdarah
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Selidiki Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Pegawai di Koperasi Simpan Pinjam
IAEA Siap Verifikasi Aktivitas Nuklir Iran, Dorong Solusi Diplomatik
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
BPJS Kesehatan Gandeng MUI Palangka Raya Perluas Edukasi JKN Lewat Tasbih JKN
Jendi Pangabean Ingatkan Junior Tak Cepat Puas Setelah Raih Emas
Komentar (0)
Memuat komentar…







