BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kota Pangkalan Bun, sejak Sabtu (24/9/2016) sore sekitar pukul 16.00 Wib, menyebabkan pohon besar dengan diameter 30 centimeter tumbang di Jalan Udan Said, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (24/9/2016).
Akibatnya satu warung rusak pada bagian depannya tertimpa pohon tersebut. Selain merusak satu warung tumbangan pohon tersebut juga memakan separuh badan jalan, hal itu disebabkan karena batang dari pohon tersebut berukuran besar sehingga warga hanya mampu memotong bagian ranting serta ujung dahan pohon, sementara batang pohon baru bisa di evakuasi esok harinya oleh Damkar Pemkab Kobar.
Menurut anggota regu 1 Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Kotawaringin Barat Rizki, tumbangnya pohon tersebut akibat hujan deras disertai dengan angin kencang pada sore Sabtu sekitar pukul 17.00 Wib. Pohon yang tumbang tersebut menghantam teras depan sebuah warung. Pohon tersebut juga memakan separuh badan jalan.
Ia menjelaskan, lambannya petugas dalam mengevakuasi tumbangan pohon tersebut karena tidak ada laporan yang masuk ke Mako Damkar pada saat pohon tersebut tumbang.
Petugas Damkar mengetahui adanya pohon tumbang yang menutup badan jalan bukan laporan masyarakat tetapi justru ada anggota Damkar yang melintas dan segera melapor ke Mako Damkar Pemkab Kobar.
"Lambannya penanganan karena sejak tumbang tidak ada laporan yang masuk, sehingga kami baru menangani pada pagi harinya," katanya.
Untuk itu ia berharap kepada masyarakat agar segera memberitahu petugas Damkar apabila terjadi hal serupa ataupun peristiwa emergensi lainnya dengan menghubungi Mako Damkar di nomor 0532 22008 ataupun BPBD Kobar dengan nomor telepon 0532 27772.
Namun ia berharap bahwa laporan yang masuk adalah laporan yang benar, karena seringkali pihaknya mendapat laporan palsu bahwa telah terjadi kebakaran namun saat petugas meluncur ke lokasi nihil.
"Laporkan ke kami kalau ada bencana atau musibah apapun. Namun harus benar-benar dan bukian laporan palsu, karena kami sering dikerjain," tegas dia.
Pantauan Borneonews, dalam evakuasi tersebut tim Damkar Pemkab Kobar mengerahkan dua gergaji mesin untuk memotong dahan besar. Selain itu DPU Kobar bidang kebersihan juga mengerahkan satu truk sampah serta personil Dinas Kebersihan untuk membantu mengangkut bekas dahan pohon tersebut. (KOKO SULISTYO/m)








