BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan (karhan) mulai terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam sepekan terakhir, setidaknya lima lokasi telah terbakar, termasuk yang terjadi hari ini.
"Karhan kembali terjadi di Jalan Bumi Ayu Gang Aswari, Kecamatan Baamang. Indikasinya membuka lahan untuk berkebun. Terjadi perluasan, karena api tidak dapat dikendalikan," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Muktazam K. Anwar, Rabu, 12 Februari 2025.
Ia mengungkapkan lokasi kebakaran yang terbaru berada di lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar. Berdasarkan informasi warga sekitar, lokasi tersebut sudah terbakar dan tidak diketahui siapa yang membakar.
"Menurut pelapor, ia baru saja pulang menjemput anak sekolah, lokasi tersebut sudah terbakar. Mendapat informasi itu kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas lagi," ungkapnya.
Multazam mengungkapkan baru-baru ini telah ada sejumlah lahan yang terbakar diantaranya di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Desa Batuah Kecamatan Seranau, Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, dan terakhir di Jalan Bumi Ayu.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca saat ini cukup panas dan angin berhembus kencang, sehingga mudah terjadi kebakaran," pesannya.
BPBD Kotim bersama instansi terkait terus mengalokasikan tim dan menyediakan peralatan untuk mengatasi karhutla. Masyarakat diharapkan bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (DEVIANA/j)









