BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat ulahnya menghajar anak kandung yang masih di bawah umur hingga berlumuran darah, seorang bapak di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhadapan dengan hukum.
Perbuatannya itu sempat viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan seorang anak di bawah umur mendapat tindakan kekerasan dari ayah kandungnya. Bahkan, bagian wajah anak berlumuran darah.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman, Rabu, 12 Februari 2025 menjelaskan, pihaknya sedang menangani kasus ini. "Diduga terjadi kekerasan oleh SA (48) yang tidak lain merupakan ayah kandung korban yakni seorang anak berusia 14 tahun," jelas Kapolres.
Kapolres melanjutkan, ibu korban RO (32) saat mengetahui peristiwa yang terjadi pada Selasa, 11 Februari 2025 malam, langsung melaporkan kasus ini ke Polres Kobar.
"Ibu korban melaporkan suaminya atas kasus kekerasan terhadap anak atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Berdasarkan hasil pemeriksaan keterangan, pelaku tega menganiaya korban lantaran dituduh mencuri uang tabungan milik pelaku yang berjumlah Rp1.000.000,” jelas Kapolres.
--page
Kapolres mengatakan, pelaku yang geram dan tidak mau mendengarkan alasan korban, langsung memukul korban menggunakan celengan besi miliknya.
“Korban dipukul menggunakan celengan, tangan kosong, ditendang serta hampir dipukul menggunakan balok kayu, namun berhasil dicegah dengan tangan oleh korban,” jelas Kapolres.
Kapolres menambahkan, akibat peristiwa ini, korban mengalami luka robek di bagian bibir sebelah kanan, lebam di pipi sebelah kanan, sakit di sekujur tubuh serta trauma.
"Kami sampaikan rasa prihatin dan kami akan proses kasus ini dengan tuntas sesuai SOP," tutur Kapolres. (WAHYU KRIDA/Y)









