PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Umat konghucu Kotawaringin Barat (Kobar) dengan gembira merayakan Cap Go Meh. Perayaan tersebut merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang dilakukan pada malam ke-15 setelah Tahun Baru Cina atau Imlek di Klenteng Damai Sejahtera Pangkalan Bun. 

Hal tersebut untuk menandai hari terakhir dari perayaan Tahun Baru Cina yang memiliki arti kebersamaan, keberuntungan dan harapan baru. Ketua Klenteng Damai Sejahtera Pangkalan Bun, Eric Munandar menyampaikan, seluruh umat konghucu di Kobar hadir berkumpul bersama malam ini.

Terlebih pada perayaan Cap Go Meh tahun ini dimeriahkan dengan karaoke berbahasa Mandarin. Dimana warga Tionghoa Kobar yang telah hadir malam ini dipersilahkan untuk menyanyikan lagu tersebut dengan tujuan melestarikan dan menjaga Bahasa Mandarin kepada generasi selanjutnya. 

"Pada malam ini selain menjaga dan mempertahankan budaya tradisional permainan naga dan barongsai, namun yang khas perayaan Cap Go Meh malam ini adalah bernyanyi dengan Bahasa Mandarin. Jadi kita akan memberikan angpao kepada siapa saja yang mau bernyanyi dengan bahasa Mandarin," tuturnya, Rabu, 12 Februari 2025.

Prosesi perayaan Cap Go Meh tahun ini sangat meriah. Mulai dari pertunjukan barongsai, permainan alat musik barongsai, makan malam bersama hingga challenge bernyanyi berbahasa Mandarin yang diikuti seluruh umat Konghucu Kobar. 

Tak hanya itu, disisi lain umat Konghucu juga turut sembahyang sembari menikmati suasana indahnya Cap Go Meh malam ini. Kemudian, terlihat anak-anak hingga orang dewasa antusias mengikuti challenge bernyanyi lagu Mandarin. 

"Kamu dari pengurus Klenteng Damai Sejahtera Pangkalan Bun sekaligus Majelis Agama Konghucu Kabupaten Kotawaringin Barat mengucapkan Gong Xi FA Cai, Happy Chinese New Year," ujarnya demikian. (NURITA/H)