SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menggalakkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah sebagai upaya mewujudkan masyarakat peduli lingkungan sejak dini.

“Gerakan ini diharap bisa berkembang, mulai dari sekolah berimbas ke lingkungan rumah tangga atau perumahan, lalu ke masyarakat,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim Rihel di Sampit, Kamis, 13 Februari 2025.

Melalui kegiatan ini Pemkab Kotim turut berkomitmen membina, memotivasi, dan mendukung upaya sekolah untuk melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah dan menguatkan kelembagaan sekolah Adiwiyata.

“Karena dengan upaya inilah sekolah diharapkan mampu menjadi tempat ditanamkannya pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjadi contoh penerapan perilaku ramah lingkungan hidup,” ucapnya.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Kotim Marjuki menyebutkan, materi pembinaan bukan hanya menekankan pada pentingnya kebersihan, tetapi berbagai hal tentang lingkungan hidup.

Tujuan kegiatan ini menguatkan kembali sekolah sebagai tempat mendidik generasi peduli lingkungan, agar mampu menanamkan kepada warga sekolahnya memiliki karakter peduli lingkungan dan melakukan perilaku ramah lingkungan hidup.

"Sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah, di sekitar sekolah, dan daerah hingga nantinya juga berdampak pada seluruh komponen masyarakat," jelasnya.

Sementara itu DLH Kotim telah menyerahkan penghargaan Adiwiyata 2024 kepada 41 sekolah dari 190 sekolah di Kotim yang mengikuti program sekolah Adiwiyata, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat.

Sebagai salah satu sekolah penerima penghargaan, Kepala SMAN 1 Cempaga Muhammad Thoyib mengaku senang dan bersyukur. Penghargaan ini bisa diraih tak lepas dari dukungan banyak pihak, baik itu peserta didik, komite, orang tua murid dan masyarakat.

“Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan kami pihak sekolah, tapi juga semua yang terlibat di dalamnya,” tuturnya.

Dalam melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah banyak kegiatan yang telah pihaknya lakukan, di antaranya kaderisasi siswa untuk bisa menjadi duta Adiwiyata, mengkampanyekan tentang kebersihan lingkungan dan lainnya.

Melalui gerakan ini diharapkan bisa mendorong siswa untuk memiliki rasa kepedulian yang tinggi dan rasa tanggung jawab serta kecintaan terhadap lingkungan.