PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Palangka Raya, Mukarramah, menyampaikan bahwa balapan liar tidak hanya membahayakan nyawa pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. 

"Balap liar sering menimbulkan gangguan ketertiban umum dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang fatal," tuturnya, Kamis, 13 Februari 2025.

Sebagai langkah pencegahan, saran Fraksi NasDem ini, perlu pendekatan yang lebih komprehensif, seperti peningkatan patroli keamanan dan penyediaan wadah bagi anak muda untuk menyalurkan hobi balap secara legal.

"Serta edukasi tentang keselamatan berkendara," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, balap liar memiliki banyak dampak negatif yang mengganggu ketertiban, meningkatkan risiko kecelakaan, hingga memicu tindakan kriminal seperti tawuran dan perjudian.

--page

"Cara mengatasi balap liar secara efektif melalui peningkatan patroli oleh kepolisian di titik-titik rawan balap liar. Serta sanksi tegas bagi pelaku, seperti tilang, penahanan kendaraan, atau kewajiban mengikuti pelatihan keselamatan berkendara," katanya.

Selain itu, juga perlu penyuluhan dan pendidikan melalui sosialisasi tentang bahaya balap liar di sekolah, kampus dan komunitas pemuda. Mukarramah mengimbau agar balap liar tidak lagi terjadi termasuk di Kota Palangka Raya.

"Kami mendorong penegakan hukum yang lebih ketat, sosialisasi tentang bahaya balap liar, serta penyediaan sarana bagi anak muda untuk menyalurkan hobi balap secara legal dan aman. Selain itu, kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan aktivitas balap liar agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang," tutupnya. (MARINI/Y)