PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi S2 dan S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan atau PSL Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara atau SPs USU menyelenggarakan Focus Group Discussion atau FGD terkait revisi visi misi dan restrukturisasi kurikulum yang dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur 1, Prof Evawany Aritonang pada Kamis, 13 Februari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur dan Wakil Direktur 1 dan 2 Sekolah Pascasarjana, Sekretaris Prodi S2 dan S3 PSL SPs USU, serta pimpinan lembaga, instansi, universitas, fakultas, perusahaan, dosen, alumni, dan mahasiswa program studi PSL USU.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Sekolah Pascasarjana USU, Profesor Rahmawaty, narasumber utama dalam FGD ini, menyampaikan pentingnya revisi kurikulum sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan globalisasi, perubahan zaman, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Melalui revisi ini, kami berharap dapat menghasilkan kurikulum yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat, tetapi juga memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme para lulusan," ujarnya.

Program Studi PSL SPs USU sendiri memiliki tujuan mulia dalam mendidik calon peneliti dan praktisi yang mandiri, kreatif, serta memiliki kemampuan akademik tinggi. Prodi ini berupaya menerapkan, mengembangkan, dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta menyebarluaskan dan mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional terkait sumberdaya alam dan lingkungan.

Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk alumni dan mahasiswa program studi, menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan revisi kurikulum ini. Diharapkan, hasil dari FGD ini dapat menjadi pijakan yang kuat dalam merumuskan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

"FGD ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan antara praktisi dan akademisi. Diskusi yang hangat dan konstruktif selama kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara berbagai pihak sangat penting dalam penyusunan kurikulum yang berkualitas," tutur Guru Besar Kehutanan ini lagi.

Prof Rahmawaty menegaskan bahwa revisi kurikulum ini merupakan upaya bersama untuk membawa Program Studi PSL SPs USU ke tingkat yang lebih tinggi dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan nasional.(TESTI PRISCILLA/H)