KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melibatkan warga binaan dalam kegiatan pertanian, khususnya dalam proses penyemaian padi.

Proses penyemaian padi ini merupakan tahap awal yang sangat penting dalam budidaya padi. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan bibit yang sehat dan kuat sebelum nantinya dipindahkan ke sawah.

Dengan teknik yang tepat dan perhatian khusus, benih padi diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan siap untuk ditanam di lahan cetak sawah Dadahup.

Kasubsi Pelayanan Tahanan (Yantah), Naek Difen Sitorus, turut terjun langsung ke lapangan bersama warga binaan, memastikan proses penyemaian berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan ini, warga binaan dilatih untuk memahami teknik penyemaian yang benar, mulai dari pemilihan benih unggul, perendaman, hingga penebaran benih pada media semai yang telah dipersiapkan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

"Kami ingin memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga setelah mereka kembali ke masyarakat, mereka memiliki bekal untuk mandiri dan berkontribusi dalam sektor pertanian," ujarnya, Jumat, 14 Februari 2025.

Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan tetapi juga turut serta dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Diharapkan, program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar. (DODI/R)