TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapplitbangda) Kabupaten Barito Timur menggelar orientasi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapplitbangda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tim pendamping penyusunan RPJMD.

Kepala Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur, Ir. Franz Sila Utama, dalam laporannya menyampaikan bahwa orientasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam perencanaan pembangunan lima tahun ke depan serta memastikan tahapan penyusunan RPJMD sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menganalisis dan menginterpretasikan data guna memperkuat keterkaitan antara berbagai dokumen perencanaan daerah.

“Penyusunan RPJMD mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Selain itu, RPJMD ini juga diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Barito Timur 2025-2045,” jelas Franz Sila.

RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis yang akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan umum, strategi pembangunan, serta program prioritas untuk lima tahun ke depan. Penyusunannya dilakukan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, serta pendekatan top-down dan bottom-up guna memastikan perencanaan yang lebih komprehensif dan terarah.

"Dengan adanya orientasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan strategis dalam penyusunan rancangan awal RPJMD 2025-2029," ujar Franz Sila Utama.

Kepala Bapplitbangda juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Acara ditutup dengan arahan dari Asisten II Setda Barito Timur yang secara resmi membuka rangkaian proses penyusunan RPJMD, menandai dimulainya perencanaan pembangunan daerah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)