PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan digital di Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK bersama Universitas Palangka Raya dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia atau Aspakrindo menyelenggarakan kuliah umum bertema "The Future of Digital Finance: Digital Finance Asset and Crypto Asset The Benefit, Risk, and Regulation" pada Jumat, 14 Februari 2025 di Aula Universitas Palangka Raya.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni mewakili Gubernur Kalteng, yang menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan digital.

"Indonesia merupakan salah satu dari tiga besar di dunia yang mengadopsi aset kripto. Namun, risiko dari kripto sangat tinggi, lebih tinggi dari saham sehingga adanya kegiatan literasi hari ini sangat penting untuk dilakukan," ungkap Sri menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng.

Menurut Sri Widanarni pada 2023 sempat muncul kasus banyaknya rekan dari pemerintahan dan generasi muda yang terkena dampak penipuan kripto.

Banyak di antara mereka yang terjebak oleh iming-iming keuntungan berlipat-lipat dari investasi kripto tanpa memahami risiko yang ada.

"Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Saya beruntung karena bisa bertanya langsung kepada Pak Otto Fitriandy, Kepala OJK Kalteng saat itu sehingga saya tidak ikut-ikutan. Tetapi banyak teman saya yang sampai pinjam di bank untuk bermain Kripto ini namun tidak memiliki pengetahuan tentangnya sehingga rugi besar. Literasi keuangan digital harus ditingkatkan untuk melindungi masyarakat dari penipuan," tambahnya.

Selain itu, Sri Widanarni juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk meningkatkan literasi keuangan digital.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan masyarakat Kalimantan Tengah dapat mengikuti perkembangan teknologi di sektor keuangan," tutupnya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini juga menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, sebagai pembicara utama.

Beliau memberikan wawasan mengenai perkembangan terbaru dalam dunia keuangan digital dan pentingnya regulasi yang tepat untuk memastikan keamanan bagi para pengguna.

Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang aset keuangan digital dan kripto, sehingga mereka dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijaksana di masa depan.(TESTI PRISCILLA)