PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat dalam menghadapi pesatnya digitalisasi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni mengingatkan digitalisasi telah mengubah transaksi keuangan secara signifikan.

Termasuk munculnya instrumen keuangan digital seperti aset kripto. Menurutnya, meskipun berpeluang, aset ini juga memiliki risiko tinggi.

"Kegiatan edukasi keuangan seperti yang dilaksanakan hari ini sangatlah penting, guna memberikan pemahaman komprehensif soal aset kripto," ucapnya saat membuka kegiatan kuliah umum di Aula Palangka Universitas Palangka Raya, Jumat, 14 Februari 2025.

Ia berharap peningkatan literasi keuangan dapat membuat generasi muda lebih bijak dalam mengelola keuangan dan membantu menghindari berbagai modus kejahatan digital.

Melalui meningkatnya tingkat literasi keuangan, masyarakat akan mampu memutuskan secara bijak produk dan layanan keuangan sesuai dengan kebutuhannya, dan terhindar dari berbagai modus kejahatan digital. (HERMAWAN DP/H)