SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kabupaten Seruyan dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi perikanan melimpah, baik dalam perikanan tangkap, perairan darat, maupun budidaya.

Potensi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk penjualan ikan segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk berbahan utama ikan.

Sentra industri pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Seruyan tersebar di Desa Sangai Undang, Kelurahan Kuala Pembuang I, dan Kelurahan Kuala Pembuang II di Kecamatan Seruyan Hilir.

Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, mengungkapkan bahwa industri pengolahan hasil ikan di wilayah ini sebagian besar dikelola secara home industri oleh masyarakat setempat.

"Jadi, sentra pengolahan hasil perikanan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang berfokus pada pengolahan produk-produk olahan perikanan untuk meningkatkan nilai tambah dan mendukung ekonomi masyarakat," ujar Halidah, Sabtu. 15 Februari 2025

Produk olahan yang dihasilkan oleh warga setempat antara lain ikan asin, kerupuk ikan, terasi, udang ebi, dan abon ikan. Produk-produk ini bisa dibeli langsung di lokasi dan menjadi buah tangan khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Kuala Pembuang.

Keberadaan home industri pengolahan hasil perikanan diharapkan dapat mendukung program pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Selain itu, industri ini dapat memperkuat daya saing produk perikanan lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Sentra industri pengolahan hasil perikanan juga dapat menjadi pusat pembelian oleh-oleh khas Kuala Pembuang," tambah Halidah. (FAHRUL/H)