KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Siap diluncurkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kapuas mengenalkan dan sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Geografis Aset Tanah dan Bangunan (SiGanteng).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas, Vitrianson, yang mewakili Sekda Kapuas. 

Hadir dalam kegiatan ini tim narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, staf perangkat daerah lingkup Pemkab Kapuas, serta sejumlah perwakilan kecamatan.

Vitrianson menyampaikan apresiasi kepada BKAD Kapuas dan tim narasumber yang telah menginisiasi kegiatan ini. 

Ia menekankan bahwa pengelolaan aset tanah dan bangunan merupakan aspek fundamental dalam pembangunan daerah, sehingga diperlukan sistem yang lebih efektif. 

"Dengan kehadiran aplikasi SiGanteng, diharapkan pengelolaan aset di Kabupaten Kapuas menjadi lebih mudah, transparan, dan efisien," katanya, Sabtu, 15 Februari 2025.

Vitrianson menjelaskan bahwa tantangan dalam pengelolaan aset selama ini adalah kurangnya integritas data, sulitnya akses informasi, serta keterbatasan alat analisis untuk mendukung pengambilan kebijakan. 

Pemkab Kapuas bersinergi dengan ITS Surabaya untuk mengembangkan aplikasi berbasis teknologi Geographic Information System (GIS).

"Aplikasi SiGanteng ini bertujuan untuk mendukung pemerintah Kapuas dalam pengelolaan aset yang lebih efektif, efisien, dan transparan," ucapnya. (DODI/R)