PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menindaklanjuti arahan pemerintah mengenai efisiensi anggaran dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan rapat efisiensi anggaran. Rapat yang berlangsung di Aula Parawei diikuti oleh seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam rapat tersebut, Kepala Balai Bahasa, Muhammad Muis, Kasubbag Umum, R Hery Budhiono, dan PPK, Rebda Agus Prabowo, menyampaikan berbagai arahan terkait penyesuaian pos belanja hingga evaluasi dan rencana langkah-langkah efisien yang akan dilakukan.

Kepala Balai Bahasa Kalteng menekankan pentingnya efisiensi anggaran agar tetap dapat mencapai sasaran yang diinginkan meskipun dengan dana yang lebih terbatas.

"Presiden Republik Indonesia telah memberikan arahan bahwa pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Muis pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Muis menuturkan bahwa Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan tersebut dengan mengupayakan agar program-program yang diselenggarakan tetap berjalan optimal meskipun anggaran terbatas.

"Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah juga bertekad untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Kepala Balai Bahasa menyatakan bahwa tindakan adaptif dan inovasi menjadi kunci untuk tetap memberikan layanan berkualitas dalam kondisi anggaran yang terbatas.

“Kita harus tetap bekerja dengan baik dan memberikan dampak yang optimal bagi Kalimantan Tengah dengan layanan dan program yang tetap berkualitas meskipun anggaran diefisienkan,” kata Muis lagi.

Dengan adanya rapat efisiensi anggaran ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menjalankan program-programnya dengan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA/R)