PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk berani memulai usaha, bahkan dari skala rumahan.

Ajakan ini disampaikan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan pemberdayaan perempuan di Kalimantan Tengah. Faridawaty menekankan bahwa berwirausaha tidak harus selalu dimulai dengan skala besar dan modal yang banyak.

Faridawaty menjelaskan bahwa usaha rumahan dapat menjadi langkah awal yang efektif bagi perempuan untuk berkontribusi secara ekonomi. Usaha rumahan memiliki fleksibilitas yang tinggi, sehingga dapat dijalankan sambil mengurus keluarga.

Hal ini sangat penting mengingat peran ganda perempuan sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah.

"Banyak peluang usaha rumahan yang dapat dijalankan oleh perempuan," ujar Faridawaty, Minggu, 16 Februari 2025.

--page

Ia mencontohkan usaha kuliner, kerajinan tangan, jahit menjahit, dan berbagai usaha kreatif lainnya yang dapat dijalankan dari rumah. Modal awal yang dibutuhkan pun relatif terjangkau, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.

Faridawaty juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan dan fasilitasi kepada para perempuan yang ingin berwirausaha. Dukungan tersebut dapat berupa pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, dan pemasaran produk. Dengan demikian, para perempuan dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih optimal.

Selain itu, Faridawaty juga mengajak para perempuan untuk saling mendukung dan berbagi pengalaman dalam berwirausaha. Jaringan usaha perempuan dapat menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi informasi, dan mengembangkan usaha bersama. Solidaritas antar perempuan sangat penting dalam menghadapi tantangan dalam berwirausaha.

Dengan semangat kewirausahaan yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, Faridawaty optimistis bahwa perempuan di Kalimantan Tengah dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah.

"Usaha rumahan dapat menjadi batu loncatan bagi perempuan untuk mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," pungkasnya. (PATHUR/y)