PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tetap melestarikan kue tradisional selama penyelenggaraan Pasar Ramadan. 

"Langkah ini penting untuk menjaga warisan kuliner lokal dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda serta pengunjung," ujarnya, Minggu, 16 Februari 2025.

Dia menuturkan, kue tradisional yang dapat disajikan seperti cucur, apam, klepon, kue talam dan lainnya. Menurutnya, dengan menyajikan kue-kue tradisional ini, Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga sarana edukasi kuliner dan pelestarian budaya lokal.

"Edukasi kuliner dan pelestarian budaya lokal dalam Pasar Ramadan sangat penting untuk menjaga identitas daerah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan kekayaan kuliner tradisional," tuturnya.

Di sisi lain, dia juga menyampaikan pentingnya dukungan dari pemerintah dan komunitas UMKM. Selanjutnya, bisa memanfaatkan Instagram, TikTok, dan YouTube untuk memperkenalkan kuliner tradisional ke masyarakat luas.

--page

"Dengan langkah-langkah ini, Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pelestarian budaya yang memperkuat identitas kuliner lokal," tutupnya. (MARINI/Y)